Pemikiran-pemikiran yang muncul saat ini sungguh sangat kekanak-kanakan, tatkala adanya keharusan untuk berpikir secara dewasa tiba-tiba sensitivitas sebagai seorang wanita muncul. Parahnya muncul di saat yang tidak tepat, muncul saat orang yang sangat kita cintai, kita sayangi, berada pada kondisi yang sangat membutuhkan dukungan dari kita. Terkadang keinginan untuk meminta maaf muncul, namun rasa gengsi dan keegoisan kita yang selalu ingin di mengerti itu pun terlalu besar. Namun mungkin itu yang dirasakan oleh sebagian besar wanita, ada waktu di mana rasa sensitivitas yang sangat besar muncul dan itu terjadi secara rutin. (tahu kan???)
Sungguh luar biasa, ketika orang yang selalu siap mendukung kita sangat tahu di saat kita berada pada kondisi yang demikian. Namun yang luar biasa adalah ke diam an orang yang sebenarnya sangat memahami kita. Dia membiarkan kita memahaminya sendiri dengan tanpa mencampuri proses yang sedang dijalani. Benar kata orang bahwa "Diam adalah Emas", meskipun saya pun terkadang menolak pernyataan itu. Yah, jika diam itu diikuti oleh kesabaran yang luar biasa maka diam itu bisa menjadi mutiara karena bisa juga diartikan sebagai sebuah proses kontemplasi.
Saat itu pun kekuatan seorang wanita benar-benar diuji, dia hanya mampu menangis meskipun dia mampu selalu menutupi, dia selalu berusaha agar orang tidak ada yang tahu apa yang dia rasakan dan bagi saya semua itu merupakan kodrat kita sebagai wanita. Kami tidak menuntut emansipasi/ kesamaan hak, karena kita tahu masing-masing dari kita punya hak & kewajiban yang tidak sama namun harus selalu beriringan. Mungkin saat kita butuh memahami apa yang seharusnya kita pahami, muncul beberapa konflik baik konflik dengan batin kita maupun konflik dengan orang-orang yang di sekitar kita. Tapi itulah proses yang HARUS dan WAJIB dilalui oleh semua orang. Kita pun harus mampu melewati itu semua, untuk menguji seberapa TANGGUH kita sebagai wanita, sebagai istri, sebagai ibu, sebagai apapun peran kita masing-masing. Tahukah kamu, bahwa kita sebagai kaum wanita justru lebih tangguh karena air mata yang kita punya. Air mata ini yang mengucur deras tatkala kita diterpa banyak hal, berbeda dengan kaum lelaki yang sangat tangguh dari segi fisiknya. Dengan kekuatan fisiknya mereka mampu melakukan banyak hal ketika menghadapi berbagai macam persoalan.
Keyakinan yang harus kita pupuk bahwa semua ini adalah satu langkah maju ke depan, langkah yang justru akan membuat kita jauh lebih dewasa menghadapi kondisi apapun.
KEEP SMILING...!!!
by Facebook Comment
ALL ABOUT OUR LIFE...
a little about me...
The women who want to be useful people in around of me
I WANT YOU SHARE WITH ME AND EVERYONE WHO READ THIS BLOG
Let's to be "AGENT OF CHANGE" together.,
Friday, 9 September 2016
Saturday, 1 February 2014
ANUGERAH TUHAN...
Semuanya pasti akan datang tepat waktu,
meskipun sebelumnya kita telah melalui banyak hal dan sangat banyak rencana
tentang kehidupan yang akan datang. Namun saat Tuhan tidak menghendaki, alam
semesta pun tidak pernah mendukung hal-hal yang memang tidak diperuntukkan
untuk kita. Kekecewaan yang terbungkus rapat dan saat semuanya diletakkan di
pundak maka secara tiba-tiba semua terasa sangat berat, bahkan dunia ini
seolah-olah runtuh seketika-bagaikan
tubuh yang kehilangan jiwa yang harusnya menggerakkan tubuh. Tertatih dan
tidak memiliki kekuatan, saat jiwa berada pada kondisi NOL, yang tak memiliki
hasrat sedikitpun, semua itu harus dijalaninya.
Bagaikan hembusan angin yang tiba-tiba
mencoba menyentuh jiwa yang rapuh, itulah sebuah“hati” yang masih memiliki
kesadaran dan kekuatan. Dia mencoba menyadarkan jiwa yang tersesat dan berada
pada kebimbangan. Dia pun mulai menghimpun kekuatan untuk mulai menggerakkan
jiwa itu, karena jiwa itulah yang akan menggerakkan tubuh ini secara normal.
Peperangan pun harus dijalaninya, peperangan yang paling dahsyat karena
peperangan inilah yang akan menentukan apakah jiwa ini merupakan jiwa LOOSER atau jiwa WINNER.
Pada proses seperti ini, banyak hal
yang potensial dapat merusak segala yang ada dalam diri karena akibat
kebimbangan ini jiwa akan terbawa pada amarah yang akan merusak jiwa itu
sendiri. Bahkan saat-saat seperti itulah jiwa mulai menyalahkan semua hal yang
ada di luar dirinya. Jiwa pengecut pun mulai muncul, meski dia sendiri tidak
merasakannya. Dia merasa semua yang di luar dirinya merupakan pribadi yang
pengecut, dia tidak pernah menyadari bahwa dirinya merupakan pribadi yang
sangat pengecut dan bertambah pengecutlah dia saat orang-orang ada di
sekelilingnya membenarkan semua pemikirannya.
Setelah melalui banyak proses, jiwa pun
akan merasakan kerinduan yang sangat. Sebuah kerinduan merasakan ketentraman
tanpa ada kebencian, ada kepasrahan yang coba merasuk ke dalam jiwa. Kepasrahan
yang diikuti dengan sebuah harapan dan ketulusan, suatu kepasrahan yang diikuti
dengan sebuah keyakinan yang coba dipupuk di dalam jiwa-Tuhan tidak pernah tidur dan dia tidak pernah mengabaikan hambaNya.
Tuhanlah yang paling tahu jiwa mana yang terbaik dan jiwa yang penuh ketulusan, serta yang paling
penting adalah Tuhan yang paling tahu jalan mana dan seperti apa kehidupan ini
akan membawa jiwa ini. Tuhan lah yang paling tahu mana jiwa yang penuh
ketulusan dan mana jiwa yang penuh dengan kebusukan. Dia akan membuka hati dan
jiwa kita melalui banyak hal, meskipun semua itu terkadang mendatangkan kekecewaan
yang sangat pada diri kita namun yakinlah Dia lah yang bisa memilihkan banyak
hal yang sesuai dengan diri kita.
Terima kasih Tuhan, Engkau lah yang
selalu menyertai jiwa ini dan Engkau lah yang membuat jiwa ini untuk terus
belajar mengenai banyak hal tentang kehidupan ini, Engkau lah yang membuat jiwa
ini memiliki banyak kekuatan karena Engkau telah menuntun jiwa ini untuk tidak
berada pada jiwa yang penuh dengan rasa manja. Engkau lah yang membuat kepala
ini tetap tegak meskipun banyak hal yang potensial menjatuhkannya. Engkau telah
menurunkan orang-orang di sekitar untuk menjadi motivator yang paling dahsyat,
melalui mereka Engkau memegangiku saat jiwa hampir luluh lantak. Engkau telah
melakukan banyak hal yang tak mungkin dihitung satu persatu, karena semua itu
terlalu banyak. Engkau pun yang telah membuat jiwa ini terjatuh pada sebuah
ketulusan. Alhamdulillah…
Alhamdulillah… Alhamdulillah…
IT’S YOUR MIRACLE FOR ME...
Friday, 10 August 2012
MALAMKU...!!!
Keheningan malam ini menjadi pembuktian betapa diri ini begitu kerdil. Malam yang menyimpan begitu banyak misteri, malam yang menyimpan banyak teka teki. Kegelapan yang menjadi penghias malam pun menjadi penegas betapa malam memiliki banyak teka teki, kegelapan yang terasa begitu indah tatkala bintang-bintang dan bulan menemani malam melewati kegelapan.
Kegelapan yang seringkali menjadi awal dari beberapa kehidupan... by Facebook Comment
Kegelapan yang seringkali menjadi awal dari beberapa kehidupan... by Facebook Comment
Thursday, 9 August 2012
Hampir 2 bulan aku tak meng up date tulisan-tulisanku di blog.
Sekarang rasa kangen untuk menulis lagi muncul secara tiba-tiba, tepatnya setelah membaca blog punya kawan.
Banyak hal yang berubah seketika, itulah perubahan yang mau tidak mau mesti terjadi, suka atau tidak suka. Meskipun terkadang perubahan itu di luar rencana kita, hal itulah yang membuktikan betapa kerdilnya kita, betapa kita seorang hamba yang sangat-sangat kecil.
Langkah demi langkah telah kami tapaki dengan penuh kemantapan dan dengan penuh harapan kami lingkari dengan doa-doa. Rasa yang luar biasa pun by Facebook Comment
Sekarang rasa kangen untuk menulis lagi muncul secara tiba-tiba, tepatnya setelah membaca blog punya kawan.
Banyak hal yang berubah seketika, itulah perubahan yang mau tidak mau mesti terjadi, suka atau tidak suka. Meskipun terkadang perubahan itu di luar rencana kita, hal itulah yang membuktikan betapa kerdilnya kita, betapa kita seorang hamba yang sangat-sangat kecil.
Langkah demi langkah telah kami tapaki dengan penuh kemantapan dan dengan penuh harapan kami lingkari dengan doa-doa. Rasa yang luar biasa pun by Facebook Comment
Monday, 18 June 2012
I’M A WINNER AND I’M YOURS
Semuanya pasti akan datang tepat waktu,
meskipun sebelumnya kita telah melalui banyak hal dan sangat banyak rencana
tentang kehidupan yang akan datang. Namun saat Tuhan tidak menghendaki, alam
semesta pun tidak pernah mendukung hal-hal yang memang tidak diperuntukkan
untuk kita. Kekecewaan yang terbungkus rapat dan saat semuanya diletakkan di
pundak maka secara tiba-tiba semua terasa sangat berat, bahkan dunia ini
seolah-olah runtuh seketika-bagaikan
tubuh yang kehilangan jiwa yang harusnya menggerakkan tubuh. Tertatih dan
tidak memiliki kekuatan, saat jiwa berada pada kondisi NOL, yang tak memiliki
hasrat sedikitpun, semua itu harus dijalaninya.
Bagaikan hembusan angin yang tiba-tiba
mencoba menyentuh jiwa yang rapuh, itulah sebuah“hati” yang masih memiliki
kesadaran dan kekuatan. Dia mencoba menyadarkan jiwa yang tersesat dan berada
pada kebimbangan. Dia pun mulai mengimpun kekuatan untuk mulai menggerakkan
jiwa itu, karena jiwa itulah yang akan menggerakkan tubuh ini secara normal.
Peperangan pun harus dijalaninya, peperangan yang paling dahsyat karena
peperangan inilah yang akan menentukan apakah jiwa ini merupakan jiwa LOOSER atau jiwa WINNER.
Pada proses seperti ini, banyak hal
yang potensial dapat merusak segala yang ada dalam diri karena akibat
kebimbangan ini jiwa akan terbawa pada amarah yang akan merusak jiwa itu
sendiri. Bahkan saat-saat seperti itulah jiwa mulai menyalahkan semua hal yang
ada di luar dirinya. Jiwa pengecut pun mulai muncul, meski dia sendiri tidak
merasakannya. Dia merasa semua yang di luar dirinya merupakan pribadi yang
pengecut, dia tidak pernah menyadari bahwa dirinya merupakan pribadi yang
sangat pengecut dan bertambah pengecutlah dia saat orang-orang ada di
sekelilingnya membenarkan semua pemikirannya.
Setelah melalui banyak proses, jiwa pun
akan merasakan kerinduan yang sangat. Sebuah kerinduan merasakan ketentraman
tanpa ada kebencian, ada kepasrahan yang coba merasuk ke dalam jiwa. Kepasrahan
yang diikuti dengan sebuah harapan dan ketulusan, suatu kepasrahan yang diikuti
dengan sebuah keyakinan yang coba dipupuk di dalam jiwa-Tuhan tidak pernah tidur dan dia tidak pernah mengabaikan hambaNya.
Tuhanlah yang paling tahu jiwa mana yang terbaik dan jiwa yang penuh ketulusan, serta yang paling
penting adalah Tuhan yang paling tahu jalan mana dan seperti apa kehidupan ini
akan membawa jiwa ini. Tuhan lah yang paling tahu mana jiwa yang penuh
ketulusan dan mana jiwa yang penuh dengan kebusukan. Dia akan membukan hati dan
jiwa kita melalui banyak hal, meskipun semua itu terkadang mendatangkan kekecewaan
yang sangat pada diri kita namun yakinlah Dia lah yang bisa memilihkan banyak
hal yang sesuai dengan diri kita.
Terima kasih Tuhan, Engkau lah yang
selalu menyertai jiwa ini dan Engkau lah yang membuat jiwa ini untuk terus
belajar mengenai banyak hal tentang kehidupan ini, Engkau lah yang membuat jiwa
ini memiliki banyak kekuatan karena Engkau telah menuntun jiwa ini untuk tidak
berada pada jiwa yang penuh dengan rasa manja. Engkau lah yang membuat kepala
ini tetap tegak meskipun banyak hal yang potensial menjatuhkannya. Engkau telah
menurunkan orang-orang di sekitar untuk menjadi motivator yang paling dahsyat,
melalui mereka Engkau memegangiku saat jiwa hampir luluh lantak. Engkau telah
melakukan banyak hal yang tak mungkin dihitung satu persatu, karena semua itu
terlalu banyak. Engkau pun yang telah membuat jiwa ini terjatuh pada sebuah
ketulusan. Alhamdulillah…
Alhamdulillah… Alhamdulillah…
IT’S YOUR MIRACLE FOR ME...
HE’S YOUR MIRACLE FOR ME...
by Facebook Comment
Monday, 14 May 2012
EKSPRESIKAN
Bingung, saat mau menulis tapi kata yang tiba-tiba muncul adalah "BUBAR JALAN". Inspirasi ini cuma berasal dari cerita dan dugaan saya dan teman yang melihat kondisi lembaga yang cukup mengenaskan, yang terlihat kuat namun sangat rapuh.
Seperti halnya manusia yang berusaha sekuat tenaga untuk menutupi kekurangan dan kelemahan masing-masing. Kita seringkali bertemu dengan orang-orang yang terlihat sangat kuat, namun memiliki banyak kerapuhan. Dia tertawa terbahak-bahak, tapi hatinya menangis; dia terlihat sangat bersemangat tapi pondasinya sangat rapuh.
Hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana ekspresi dari orang untuk memperlihatkan apa yang mereka rasakan, ada yang sangat ekspresif, namun ada pula yang tidak bisa mengekspresikan rasa yang mereka rasakan sama sekali. Tanpa kita tahu motivasi dari masing-masing orang ketika mereka berekspresi.
Tapi, apapun motivasi dari ekspresi-ekspresi itu, yang paling penting adalah orang-orang terdekat kita mampu memahami rasa yang coba kita ekspresikan. Apapun yang mereka lakukan atau meskipun mereka tidak melakukan apa-apa, mereka telah menjadi penguat kita-pondasi semangat. by Facebook Comment
Seperti halnya manusia yang berusaha sekuat tenaga untuk menutupi kekurangan dan kelemahan masing-masing. Kita seringkali bertemu dengan orang-orang yang terlihat sangat kuat, namun memiliki banyak kerapuhan. Dia tertawa terbahak-bahak, tapi hatinya menangis; dia terlihat sangat bersemangat tapi pondasinya sangat rapuh.
Hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana ekspresi dari orang untuk memperlihatkan apa yang mereka rasakan, ada yang sangat ekspresif, namun ada pula yang tidak bisa mengekspresikan rasa yang mereka rasakan sama sekali. Tanpa kita tahu motivasi dari masing-masing orang ketika mereka berekspresi.
Tapi, apapun motivasi dari ekspresi-ekspresi itu, yang paling penting adalah orang-orang terdekat kita mampu memahami rasa yang coba kita ekspresikan. Apapun yang mereka lakukan atau meskipun mereka tidak melakukan apa-apa, mereka telah menjadi penguat kita-pondasi semangat. by Facebook Comment
Subscribe to:
Posts (Atom)



