Showing posts with label matematika. Show all posts
Showing posts with label matematika. Show all posts

Monday, 2 January 2012

Bagaimana Matematika Digunakan oleh Para Ahli

Jika Anda masih bertanya-tanya, “untuk apa saya belajar matematika?”, “apa perlunya matematika hingga diajarkan di semua level pendidikan?”, ada baiknya Anda simak tulisan saya berikut ini. Tulisan ini saya rangkum dari sebagian konten yang ada di situs “We Use Math“.
Berikut adalah sepuluh pekerjaan, dimana matematika dibutuhkan dalam bidang pekerjaan tersebut.  

Animator

 

Animator adalah seorang pekerja seni yang pekerjaannya membuat gambar-gambar bergerak (animasi).  Seorang animator bisa bekerja dalam berbagai bidang seperti dalam film, televisi, video games, juga internet.
Seorang animator harus memiliki pemahaman yang cukup terhadap beberapa bidang matematika terapan. Hal ini memungkinkan untuk menemukan sesuatu yang tidak diketahui dari sebuah set persamaan sederhana, dan bekerja di luar aspek geometri ketika berurusan dengan benda-benda yang bergerak dan berubah.
Sebagai contoh, seorang animator menggunakan aljabar linear untuk menunjukkan cara bagaimana sebuah objek itu diputar dan digeser, dibesarkan dan dikecilkan, dan sebagainya. Pengetahuan matematika lainnya yang dibutuhkan adalah aljabar, trigonometri, kalkulus, dan geometri.

Arsitek

 

Arsitek adalah seseorang yang mendesain bangunan gedung, dan sebagainya, sehingga banguan itu bisa fungsional, aman, dan ekonomis. Arsiteklah yang menggambar rancangan, semua bagian-bagian gedung, termasuk pengaturan pipa-pipa dan sistem jaringan listrik. Mereka juga yang memilihkan material dari bangunan-bangunan itu.
Matematika digunakan oleh arsitek untuk mengekspresikan gambaran desain pada gambar cetak sehingga dapat digunakan oleh pekerja konstruksi untuk mewujudkannya dalam bentuk bangunan nyata. Matematika diperlukan oleh para arsitek untuk menganalis dan menghitung masalah struktural dalam rangka merancang sebuah solusi yang menjamin bahwa strukstur akan tetap berdiri dan stabil.
Tanpa matematika mustahil gambaran desain yang ingin dibuat oleh arsitek itu bisa direpresentasikan dalam bentuk gambaran cetak seperti itu.
Bidang matematika yang dibutuhkan diantaranya adalah aljabar, trigonometri, kalkulus, statistika dan probabilitas, juga program linear.

Astronot

 

Berikut adalah sebuah kutipan pernyataan seorang astronot NASA, Robert L. Stewart,
“It should be evident that each step in my career has rested on a firm foundation in mathematics. For me, the study of mathematics was the key that opened the doors to the universe.”
Astronot adalah seseorang yang dilatih dalam sebuah program penerbangan luar angkasa (spaceflight program) untuk menjadi awak pesawat luar angkasa. Para awak itu bertugas untuk mengatur dan menjalankan pesawat, termasuk melayani awak yang lain.
Ketika astronot terbang ke luar angkasa untuk melakukan misi, hal ini dimungkinkan karena perhitungan matematis yang tepat dan akurat. Dimulai dengan perhitungan bagaimana agar pesawat bisa meninggalkan atmosfer bumi, hingga bagaimana astronot mengendalikan pesawat.
Para desainer pesawat juga menggunakan matematika untuk  menghitung jarak, kecepatan, kekuatan, termasuk perhitungan untuk keselamatan para astronot sendiri ketika membuat ruang ‘faring’ pesawat. Matematika yang dibutuhkan oleh para astronot diantaranya aljabar, trigonometri, kalkulus, persamaan diferensial, dan aljabar linear.

Analis Forensik

 

Seorang analis forensik menggunakan teknik-teknik ilmiah untuk menyelidiki sebuah kasus kriminal. Mereka biasa menggunakan sidik jari yang dianalisa menggunakan bantuan komputer. Mereka juga menganalisa objek lain seperti darah, suara, juga analisa genetis sidik jari. Yang bersifat kimiawi, mereka juga biasa menganalisa racun, narkoba, dan sebagainya.
Seorang analis forensik melakukan analisa pola darah dalam rangka untuk menceritakan kisah atau kronologis kejahatan. Dapat diungkapkan, bahwa ternyata lokasi dimana darah ditemukan, dan bentuk struktur darah pada pendaratan di tempat kejadian, keduanya bisa mengungkapkan arah kemana darah bergerak dan seberapa besar kekuatan yang dibutuhkan untuk melukai korban.
Para analis forensik menggunakan matematika misalnya untuk mengetahui lokasi korban ketika darah ditumpahkan, dan bahkan jenis senjata atau dampak yang bisa mencederai korban. Kadang-kadang darah dari senjata (barang bukti) juga bisa digunakan untuk mengungkapkan mentalitas korban.
Bidang matematika yang dibutuhkan diantaranya adalah aljabar, trigonometri, geometri, kalkkulus, dan statistika.

Analis Riset Pasar

 

Seorang analis riset pasar bekerja mengumpulkan informasi apa yang orang-orang pikirkan tentang sebuah produk. Mereka menolong perusahaan untuk mengetahui jenis produk apa dan bagaimana yang diiginkan oleh pasar, dan berapa kisaran harga yang diinginkan. Mereka juga membantu proses pemasaran produk-produk itu.
Para analis riset pasar menggunakan matematika di setiap pekerjaannya. Misalnya digambarkan dalam berbagai aktivitas mereka berikut,
  • Menganalisa data statistika penjualan produk lama untuk prediksi penjualan produk di masa-masa mendatang
  • Mengumpulkan data para kompetitor, menganalisa harga, penjualan, juga metode distribusi dan pemasaran
  • Memikirkan metode dan prosedur pengumpulan data
  • Mengevaluasi produk dan membuat rekomendasi kepada perusahaan dan klien sehingga pengambilan keputusan bisa dibuat untuk hasil yang lebih baik
Kemampuan perhitungan kuantitatif sangat dibutuhkan oleh seorang analis riset pasar. Oleh sebab itu, kemampuan di bidang matematika, statistika, teori sampling, desain survey, dan ilmu komputer akan sangat membantu. Bidang matematika yang perlu dikuasai diantaranya aljabar, geometri, kalkulus, ekonometri, dan statistika.

Biologist

 

Biologist adalah ilmuwan yang mempelajari mengenai seluk beluk makhluk hidup dan menyelidiki hubungannya dengan lingkungan sekitar.
Para ahli biologi menggunakan matematika, misalnya ketika  mereka membuat plot grafik untuk sebuah kasus. Untuk membantunya memahami berbagai persamaan, menjalankan tes “trial and errors”-nya ketika sedang melakukan sebuah riset terhadap sebuah sampel untuk mengembangkan sebuah algoritma. Ahli biologi juga menggunakan berbagai perangkat lunak dimana matematika menjadi dasar pengoperasiannya.
Bidang matematika yang dibutuhkan oleh para ahli biologi diantaranya adalah aljabar, geometri, trigonometri, kalkulus, dan statistika.

Ekonom

 

Para ekonom adalah orang yang mempelajari kegiatan masyarakat dalam mendistribusikan berbagai sumber daya seperti tanah, tenaga kerja, bahan baku, mesin dan berbagai peralatan untuk memproduksi barang dan jasa.
Para ekonom dapat melakukan penelitian, mengumpulkan dan menganalisa data, memantau tren ekonomi, dan mengembangkan prakiraan. Mereka melakukan penelitian dalam berbagai bidang seperti biaya energi, inflasi, suku bunga, nilai tukar, pajak, tingkat pengangguran, dan sebagainya.
aktivitas-aktivitas matematis yang biasa dilakukan para ekonom dapat dilihat diantaranya pada kegiatan,
  • Menggunakan model-model matematika untuk lebih memahami isu-isu seperti sifat dan panjang siklus bisnis, dampak inflasi, atau efek kenaikan BBM pada kemiskinan dan pengangguran
  • Mengembangkan metode dan prosedur pengumpulan data
  • Menerapkan pengetahuannya untuk memberikan masukan kepada pemerintah atau pelaku bisnis dan organisasi

Geolog

 

Geolog (ahli geologi) adalah ilmuwan yang mempelajari tentang materi padat dan cair yang membentuk bumi dan bagian terluar planet.
Matematika menjadi salah satu ilmu yang sangat diperlukan dalam studi geologi. Matematika geologi dapat menjadi bantuan yang penting dalam merumuskan model dan teori-teori ilmiah untuk meneliti berbagai fenomena geologi yang berbeda. Bidang matematika yang dibutuhkan para geolog diaantaranya adalah aljabar, geometri, trigonometri, kalkulus, persamaan diferensial, aljabar linear, dan statistika.

Komputer Saintis

 

Komputer saintis bisa merupakan ahli teori komputer, peneliti atau penemu. Mereka menggunakan teori atau penemuannya untuk menyelesaikan permasalahan kompleks dengan menciptakan atau menerapkan teknologi baru.
Area ilmu komputer meliputi teori-teori kompleks dari desain hardware hingga desain bahasa pemmrograman. Beberapa peneliti di bidang ilmu komputer bekerja pada beberapa proyek seperti pengembangan dan memajukan penggunaan virtual reality, memperluas interaksi manusia-komputer, hingga mendesain robot.
Ilmuwan komputer menggunakan matematika mencakup berbagai materi topik algoritma teoritis (serangkaian langkah yang dipahami seseorang atau sesuatu dalam rangka menyelesaikan tugas dalam urutan langkah  tertentu), dan perhitungan sistem komputasi implementasi dalam perangkat lunak dan perangkat keras.
Bidang matematika yang dibutuhkan oleh seorang ilmuwan komputer diantaranya adalah aljabar, trigonometri, kalkulus, aljabar linear, persamaan diferensial, analisis teori, aljabar abstrak, teori graph, metode numerik, dan kombinatorik.

Matematikawan

 

Matematika merupakan ilmu tertua dan mendasar. Matematikawan melakukan kajian dan penelitian di bidang-bidang seperti logika, teori himpunan, aljabar abstrak, teori bilangan, teori permainan, statistika, dan sebagainya. Para matematikawan jelas merupakan orang yang kesehariannya bergelut seputar matematika.
Matematikawan menggunakan teori matematika, teknik komputasi, algoritma, dan teknologi komputer terbaru untuk mengatasi berbagai permasalahan di bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, teknik, dan masalah bisnis. Ada dua jenis matematikawan, yaitu mereka yang bekerja dalam matematika teoretis dan mereka yang bekerja di matematika terapan.
Bidang matematika yang dibutuhkan diantaranya adalah aljabar, trigonometri, kalkulus, aljabar linear, persamaan diferensial, analisis real, aljabar abstrak, dan analisis kompleks.
Itulah beberapa bidang pekerjaan yang didalamnya ternyata kemampuan matematika mutlak diperlukan. Tentunya ada banyak bidang pekerjaan lainnya yang tidak terangkum dalam tulisan ini. Semoga Anda semua terinspirasi untuk tetap semangat belajar matematika apapun level dan bidang pekerjaan yang Anda harapkan.

 http://www.matematikamenyenangkan.com/bagaimana-matematika-digunakan-oleh-para-ahli/

 

 

 

 

 

 

 

 

 

by Facebook Comment

Tips Belajar Matematika

Setiap orang memiliki cara yang unik dalam belajar yang mungkin saja antara yang satu dengan yang lainnya saling berbeda. Oleh sebab tidaklah benar andai dikatakan bahwa model belajar yang satu lebih unggul dibanding model belajar yang lain. Semua tergantung dengan kebiasaan dan potensi masing-masing. Seseorang memang selalu memiliki kecenderungan terhadap model atau cara belajar tertentu. Apakah itu visual, auditorial ataupun kinestetik.
Dalam tulisan ini saya akan memberikan beberapa tips yang bisa Anda ikuti ketika belajar matematika. Beberapa tips mungkin saja cocok dengan Anda, tetapi mungkin juga beberapa tips yang lainnya kurang cocok. Tidak ada yang salah dengan hal itu! Yang perlu diperhatikan adalah Anda tahu potensi dan posisi atau cara dan model belajar yang cocok dan Anda rasakan berguna unntuk mendapatkan hasil belajar yang optimal.

Belajar Matematika tidak Seperti Menonton Olah Raga

Anda tidak bisa belajar matematika cukup dengan hanya datang ke kelas, melihat guru menerangkan lalu mengerjakan soal. Tetapi lebih dari itu, Anda harus terlibat aktif di dalam setiap proses pembelajaran. Selain datang dan hadir di ruangan kelas ketika pembelajaran berlangsung, Anda juga harus selalu memperhatikan apa yang sedang dijelaskan, membuat catatan setiap materi dengan baik dan tersusun rapih, mengerjakan beberapa pekerjaan rumah meskipun tidak diwajibkan oleh guru. Anda juga perlu belajar dalam jadwal yang teratur, tidak hanya belajar ketika akan diadakan tes. Seperti itulah proses belajar yangn harus Anda lalui.
Pada kenyataannya seringkali kebanyakan siswa sekolah bahkan seorang mahasiswa sekalipun, belajar lebih keras hanya ketika mereka akan menghadapi tes matematika. Sementara di lain waktu dia tidak pernah mengulangi pelajaran yang diterimanya di kelas. Belajar demikian tentunya tidak akan berhasil optimal.

Memahami Prinsip Dasar itu Penting

Walaupun ada saatnya Anda perlu menghapal beberapa bagian ketika belajar matematika, tetapi matematika bukanlah pelajaran hapalan. Sehingga untuk menguasai beberapa konsep matematika, menghapal rumus itu tidaklah cukup. Tentu berbeda halnya ketika Anda akan menghadapi tes pelajaran sejarah. Cukup menghapal nama, kejadian atau peristiwa sejarah atau waktu berupa sekumpulan tanggal, bulan dan tahun, sepertinya Anda bisa melewati tes itu dengan baik.
Selain menghapal beberapa rumus, Anda juga perlu mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan rumus itu, termasuk darimana rumus itu ditemukan (penurunannya), atau batasan-batasan apa saja yang harus dipenuhi agar rumus itu bisa digunakan dengan tepat.
Beberapa rumus seringkali bersifat umum, sehingga diperlukan identifikasi dan analisa jika ingin menggunakan rumus tersebut untuk menyelesaikan sebuah persoalan terkait. Jika Anda tidak memahami bagaimana rumus itu bekerja dan prinsip-prinsip yang ada dibalik rumus itu, bukan tidak mungkin menggunakan rumus justru menjadi terasa lebih sulit. Anda harus mengingat dan memperhatikan itu, atau malah Anda hanya akan mendapatkan jawaban yang keliru.

Matematika itu Ilmu Terstruktur

Matematika adalah ilmu terstruktur dan bertingkat. Hampir semua materi matematika yang akan Anda pelajari itu saling berkaitan. Untuk bisa memahami beberapa konsep lebih tinggi diperlukan pemahaman terhadap konsep di bawahnya. Sehingga agar tidak bermasalah dengan beberapa konsep di level yang lebih tinggi, konsep-konsep di level sebelumnya itu harus dikuasai dan tidak boleh dilupakan.
Ketiga hal di atas adalah hal utama yang harus Anda perhatikan ketika belajar matematika. Tips di atas tentunya tidak hanya berlaku bagi siswa sekolah, tapi berlaku bagi siapa saja yang ingin belajar matematika di luar sekolah (Homeschooling).

http://www.matematikamenyenangkan.com/tips-belajar-matematika/ by Facebook Comment