Showing posts with label UN. Show all posts
Showing posts with label UN. Show all posts

Monday, 20 February 2012

Perjuangan dari setiap Kebijakan...

 Ujian nasional yang pro kontra pada awalnya, namun setelah kita terbiasa dengan semua ini semuanya terasa sangat nikmat. Dalam surat pembaca yang ada di Suara Merdeka, ada seorang mahasiswa yang mengatakan bahwa selama ini Mendiknas tidak tidur, kebijakan-kebijakan yang beliau gulirkan dari tahun ke tahun memang sangat luar biasa. Kemajuan yang begitu pesat, meskipun pada awal pelaksanaanya, banyak kejadian-kejadian aneh yang menunjukkan belum siapnya rakyat Indonesia dengan kebijakan barunya, seperti halnya kecurangan-kecurangan yang marak terjadi untuk menjawab tantangan dari kebijakan barunya. Namun apabila kita cermati bersama, tingkat kecurangan yang terjadi setiap tahunnya semakin sedikit. Artinya tingkat keberhasilan suatu kebijakan tidak bisa dilihat secara langsung, butuh beberapa waktu sampai manusianya benar-benar siap dan tidak gagap pastinya dan yang jauh lebih penting lagi adalah penyempurnaan dalam setiap kebijakannya dari waktu ke waktu..

Ada lagi kebijakan baru yang perlu kita dukung bersama yaitu publikasi jurnal ilmiah sebagai syarat bagi mahasiswa yang menempuh S1, S2 dan S3. Mahasiswa saat ini benar-benar ditantang untuk bisa mempertanggungjawabkan tulisan-tulisan dan hasil penelitiannya. Tidak mudah memang, tapi tidak salah untuk dilaksanakan, karena inilah yang dinamakan ilmiah, bahkan sangat ilmiah. Perguruan tinggi harus bisa menghasilkan sarjana yang tidak hanya sarjana, namun sarjana yang berkualitas-bukan sarjana abal-abal. Manusia memang harus dipaksa, karena apabila tidak dipaksa mereka akan sangat terlena. Perubahan pasti membawa dampak positif dan negatif, tapi setiap perubahan harus menghasilkan dampak negatif yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan dampak positif.

Inilah perjuangan kami ...
http://www.4shared.com/folder/ryHJEFy1/_online.html by Facebook Comment

Monday, 2 January 2012

Pakar: UN syarat masuk PTN penghargaan prestasi siswa

Padang (ANTARA News) - Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Prof Jamaris Jamna mengemukakan, rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan menjadikan Ujian Nasional 2012 sebagai syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merupakan penghargaan terhadap prestasi siswa. "Rencana tersebut bisa dalam satu sisi dapat mengangkat kredibilitas Ujian Nasional, sehingga UN tidak sebatas uji kompetensi siswa pada akhir pelajaran," katanya di Padang, Senin. Dengan menjadi UN sebagai syarat masuk PTN, menurut dia, maksud diadakannya UN sebenarnya singkron dengan fungsi PTN itu sendiri. PTN merupakan bagian dari pemerintah, sementara UN juga salah satu program pemerintah, dengan begitu sangatlah tepat jika keduanya dikaitkan satu sama lain, katanya. "Dengan demikian masyarakat bisa lebih menghargai pelaksanaan Ujian Nasional sebagai program pemerintah di bidang pendidikan," katanya. Bagi siswa SMA sederajat yang lulus UN dengan predikat atau nilai terbaik sudah sepantasnya bisa masuk ke PTN. Hal ini, kata dia, salah satu bentuk penghargaan pemerintah terhadap siswa yang telah meraih prestasi selama 12 tahun di jenjang pendidikan sekolah. "Hanya siswa lulus Ujian Nasional yang berhak masuk Perguruan Tinggi Negeri," katanya. Dia mengatakan untuk calon mahasiswa PTN harus memiliki bukti atau surat tanda telah lulus UN dari sekolahnya, jika belum maka tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan meski telah diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dalam hal ini katanya, SNMPTN tetaplah menjadi prioritas utama lulus atau tidaknya di PTN karena juga merupakan program yang telah dicanangkan pemerintah. "Perguruan Tinggi Negeri dilibatkan dalam UN 2012 bisa menjadi syarat kebijakan ini," katanya. Dia mengatakan, dengan dilibatkannya PTN sebagai pengawas UN 2012, mereka bisa melihat siswa mana yang berkompeten masuk ke dalamnya. by Facebook Comment

Friday, 30 December 2011

Nuh Pastikan Nilai UN Jadi Syarat Masuk PTN

Indra Akuntono | Inggried Dwi Wedhaswary | Jumat, 30 Desember 2011 | 15:20 WIB
 
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan bahwa nilai ujian nasional (UN) akan menjadi salah satu syarat untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Ia menjelaskan, ide menjadikan nilai UN sebagai prasyarat masuk PTN terinspirasi dari digunakannya nilai UN pada jenjang sebelumnya (SD dan SMP) sebagai prasyarat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Nilai UN SD dipakai untuk melanjutkan SMP, UN SMP untuk ke SMA, mengapa SMA tidak? Idenya kan itu," kata Nuh kepada Kompas.com di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Gedung Kemdikbud), Jakarta, Jumat (30/12/2011).
 
Menurut Nuh, yang harus diutamakan adalah peningkatan kredibilitas UN itu sendiri sehingga dapat menjadi bagian dari upaya menyatukan sistem.

"Memang perlu waktu untuk mengintegrasikannya. Tapi saya pastikan ini berlaku mulai tahun 2012," ujar Nuh.

Sebelumnya, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Djemari Mardapi, mengatakan bahwa Kemdikbud berencana menjadikan nilai UN tingkat SMA pada 2012 sebagai salah satu kriteria masuk PTN jika kredibel. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005.

"Kredibilitas pelaksanaan UN nanti akan diukur melalui beberapa indikator, mulai dari laporan dari pengawas, guru, dan perguruan tinggi yang ditunjuk hingga perbandingan hasil UN antardaerah. Kami akan membentuk tim evaluasi untuk melihat kredibilitas pelaksanaan UN di masing-masing daerah," kata Djemari.

Sementara itu, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Sudjarwadi mengatakan, pihaknya menolak penggunaan nilai UN SMA pada tahun 2012 untuk dijadikan syarat penerimaan mahasiswa baru PTN. Menurut dia, nilai UN tidak serta-merta bisa dijadikan tes masuk PTN karena tujuan pelaksanaan UN dan tes masuk PTN berbeda satu sama lain.

"Alasan itu pula yang melatarbelakangi UGM untuk tidak menerapkan nilai UN sebagai syarat penerimaan mahasiswa baru tahun depan," katanya.
    
Sudjarwadi mengatakan, UN diselenggarakan untuk mengukur hasil pembelajaran peserta didik selama tiga tahun. Sementara itu, tes masuk PTN diadakan untuk menjaring mahasiswa baru yang cocok dengan perguruan tinggi tersebut, dengan menggunakan tes multiobyektif yang saling menyatu.

"Berdasarkan pandangan akademik, nilai UN tidak bisa menjadi tes masuk PTN karena selain tujuan penyelenggaraannya berbeda, tes masuk perguruan tinggi menggunakan soal yang multiobyektif," katanya. by Facebook Comment