Friday, 30 December 2011

Beasiswa S2 Magister Administrasi Publik di Unsoed

InformasiBeasiswaS2 – Kabar baik di akhir tahun buat lulusan S1 (Ilmu Sosial) yang ingin melanjutkan studi di bidang Administrasi Publik. Ada kesempatan berkuliah gratis di Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman), mau kan? Beasiswa ini merupakan salah satu dari sekian banyak beasiswa unggulan yang diberikan Kemendikbud RI. Yuk, segera cari tahu info lebih lengkap seputar beasiswa ini:

Persyaratan:
  • Lulusan S1 di bidang Ilmu Sosial
  • Pekerjaan utama bukan dosen
  • Usia maksimal 35 tahun
Dokumen yang dibutuhkan:
  • Fotokopi Ijazah dan Transkrip Akademik S1, minimal IPKL 3,25
  • Sertifikat TOEFL, boleh ITP TOEFL boleh juga International TOEFL dengan skor minimal 500. Silakan cek tempat tes TOEFL ITP
  • Formulir Pendaftaran Program Pascasarjana Unsoed
  • Pas foto 4×6, 3×4, 2×3 sebanyak masing-masing 3 lembar
  • Menyerahkan bukti transfer pendaftaran sebesar Rp 500.000,- ke: bank Mandiri cabang Purwokerto no 139 00192727 27 a.n. Rektor Unsoed
  • Mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara pada tanggal 30 Januari 2012

Detail beasiswa:
Beasiswa ini diarahkan untuk double atau joint program dengan program studi sejenis di luar negeri, dengan spesifikasi sbb:
  • 1. Beasiswa ini meliputi Biaya SPP, BFP, dan matrikulasi dan diberikan selama 4 semester
  • 2. Beasiswa ini tidak memberikan biaya hidup, namun jika mengikuti program double/joint degree, biaya hidup selama di luar negeri akan diberikan.
  • 3. Beasiswa ini bukan merupakan ikatan dinas dengan lembaga pemberi dana
  • 4. Perkuliahan diadakan setiap hari mulai jam 07.00 WIB
  • 5. Informasi lebih lanjut dan formulir pendaftaran dapat diperoleh di http://map. unsoed.ac.id atau melalui e-mail: mia.ppsunsoed@gmail.com
Deadline
Formulir pendaftaran dan dokumen yang dibutuhkan paling lambat diserahkan ke Sekretariat MAP Unsoed tanggal 20 Januari 2012
by Facebook Comment

Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012

By admin, on November 14th, 2011 InformasiBeasiswaS2.com – Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012 merupakan program beasiswa dari pemerintah Jepang untuk semua pengajar, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia untuk belajar selama 1,5 tahun di Jepang. Program beasiswa ini merupakan program non gelar yang sangat bermanfaat bagi penerima beasiswa karena guru-guru ini akan diberi bekal untuk meningkatkan kualitas pengajaran, membuat rencana mengajar yang efektif dan menarik siswa, dan banyak hal lain. Dan yang penting, beasiswa ini bebas ikatan dinas lho. Selama ini, Admin InformasiBeasiswaS2.com sering sekali menerima pertanyaan dan permintaan untuk lebih sering menampilkan beasiswa S2 buat guru. Jika Anda guru sekolah yang sudah lama menanti beasiswa untuk guru, ayo buruan siapkan lamaran Anda. Jika Anda bukan guru, mari bagikan informasi ini untuk guru-guru yang Anda kenal. icon smile Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012 Persyaratan Pendidikan terakhir minimal D4 atau S1 Merupakan pengajar aktif di SD, SMP, SMA, atau SMK, baik negeri maupun swasta Pengalaman mengajar minimal 5 tahun. Bukan merupakan pengajar bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa Arab, agama, dan perhotelan Usia maksimal 35 tahun pada 1 April 2012 Sehat jasmani dan rohani. Tidak dalam kondisi hamil bagi pelamar wanita Beasiswa meliputi: Tiket pulang pergi Jakarta – Jepang kelas ekonomi Biaya pendaftaran, biaya ujian masuk, dan biaya kuliah selama 1,5 tahun, termasuk 6 bulan belajar bahasa Jepang karena pengajaran akan menggunakan bahasa Jepang. Tunjangan bulanan sebesar ¥ 152.000 per bulan (jumlah bisa berubah) Asrama di mana pembayaran asrama bisa diatur sendiri oleh penerima beasiswa Beasiswa akan dimulai dari bulan Oktober 2012. Prosedur beasiswa Mengirimkan dokumen yang dibutuhkan secara lengkap. Dokumen yang tidak lengkap, tidak akan diproses. Berikut ada daftar dokumen yang dibutuhkan: Formulir, silakan download formulir MONBUKAGAKUSHO Teacher Training Program Pasfoto (ditempel pada formulir) Ijazah dan transkrip nilai Surat keterangan dari sekolah bahwa Anda adalah guru aktif dan diperkenankan untuk mengikuti beasiswa ini. Surat rekomendasi dari atasan pelamar, bisa dari Ketua Yayasan atau Kepala Sekolah Formulir bisa diserahkan langsung atau dikirim via pos ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang Untuk pegawai negeri, wajib melapor dan menyarahkan fotokopi formulir ke Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Tahapan Beasiswa Ujian tertulis bahasa Inggris pada 13 Februari 2012. Untuk guru bahasa Jepang, ujian tertulis bahasa Jepang Bagi yang lolos ujian tertulis akan mengikuti wawancara di Jakarta Bagi yang lolos wawancara akan direkomendasikan Monbukagakusho Bagi yang lolos seleksi Monbukagakusho akan menerima beasiswa Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012 Deadline Formulir beasiswa yang telah dilengkapi wajib diterima Kedubes Jepang paling lambat 27 Januari 2012 di alamat: Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang Jl. M. H. Thamrin 24 Jakarta 10350 Dapat kesempatan belajar bahasa Jepang, tinggal di Jepang, berkomunikasi langsung dengan orang Jepang, siapa sih yang nggak pengen? icon wink Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012 Ayo, bapak dan ibu guru semuanya, baik guru negeri maupun guru swasta, buruan kirim aplikasi beasiswa Monbukagakusho Program Penataran Guru 2012 ini. Jangan mau kalah sama mantan murid lho icon wink Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012 . Selain ini, program ini akan sangat bermanfaat bagi murid-murid bapak dan ibu guru semunya, dan juga pengalaman yang diperoleh di Jepang dapat dibagikan pada rekan guru lainnya. icon smile Monbukagakusho Program Penataran Guru (Teacher Training Program) 2012 by Facebook Comment

Wednesday, 27 April 2011

Today...

Apa yang ku lihat dan apa yang ku dengar hari ini sungguh menyayat hati.
Tidak semua orang mampu menerima apa yang harus dijalani/ Takdirnya. Ketika seorang ibu merindukan seorang anaknya, yang bertahun-tahun ingin didekapnya, ketika dia terus berusaha agar anak-anaknya hidup dalam suatu kepantasan, justru saat itu dia mendapatkan sesuatu yang sangat menyakitkan hatinya. Dia tidak bisa bertemu anaknya, bukan karena keinginannya, namun semua itu justru keinginan anak itu sendiri dan parahnya seolah-olah tali silaturahim telah putus.
Dalam hal ini, kedewasaan sungguh sangat dibutuhkan, bagaimana orang tua mampu menghilangkan egonya masing-masing untuk kehidupan yang lebih baik. Semua itu tidak lepas dari latar belakang dari masing-masing pribadi. Bagaimana dia mensikapi setiap masalah akan teruji di sini, sejauh mana kehidupan telah menjadi pembelajaran yang paling penting dalam dirinya dan sejauh mana pula kehidupan mampu menjadi hal yang memotivasi dirinya untuk menjadi lebih baik. Mampukah kita memcah kebuntuan dengan sebuah komunikasi yang jauh lebih baik? Mampukah kita berpikir jauh ke depan? Tak seharusnya dia menjadi korban atas keegoisan.
Dia berhak atas masa depan yang lebih baik, karena memang dia seorang yang pantas. Dia pantas untuk diperjuangkan, bahkan setiap anak itu pantas untuk diperjuangkan. Dia belum mengerti apa yang mesti dia lakukan, apa yang seharusnya dia pikirkan, dia belum memahami kehidupan ini. Semua ini baru merupakan awal baginya untuk mengenali apa yang semestinya dia lakukan. Pengarahan yang baik dari orang-orang yang ada disekelilingnya sangat dia butuhkan. Bukan harta saja yang dia butuhkan, namun kasih sayang yang mampu menembuas batas. Kasih sayang yang tulus, justru jauh lebih penting. Dia butuh seseorang yang mampu menemaninya untuk saling berbicara, dia ingin berbagi namun dia belum mampu mengkomunikasikannya, dia butuh seseorang memahami setiap komunikasinya yang tidak semua orang mampu memahaminya. Dia masih dalam kebingungan yang luar biasa untuk mulai menghadapi kerasnya kehidupan ini.
Melihat semua itu, harusnya mampu menjadi HIKMAH bagi semuanya. Lebih dari itu, apa yang bisa kita lakukan untuk setiap kebaikan sangat dibutuhkan. Menyentuhnya dengan penuh kasih sayang, jauh lebih efektif.
Rabb...
Beri kemudahan pada mereka untuk menghadapinya dengan baik. by Facebook Comment

Tuesday, 26 April 2011

CHANCE...

Hal yang luar biasa jika kita mampu mengidentifikasi setiap kesempatan yang datang. Mesti Dia datang dan pergi, sampai kita tidak pernah menyadari keberadaannya. Namun pada dasarnya Sensitivitas kita akan keberadaannya mampu merasakannya. by Facebook Comment

Monday, 25 April 2011

Our Contemplation.,

Bagaimana kita mengawali semua ini tanpa konsep kehidupan yang jelas??? Sejauh mana kita mampu mengiringi hidup kita dengan konsep yang jelas??? Sejauh mana pula kita mampu memahami dan bahkan menggunakan konsep itu??? Seberapa jauh semua itu mampu menembus pemikiran manusia ??? Ataukah semua itu menjadi bagian yang menghambat keberlanjutan kita selama ini???
Tiba - tiba Banyak pertanyaan yang muncul dalam otak ini. Proses pencarian dari jawaban itu menjadi suatu hal yang sangat mengasyikkan mesti tidaklah mudah untuk menemukan jawaban - jawaban itu, kontemplasi menjadi bagian dari proses itu, selain itu mengamati sekeliling kita atau mungkin apa yang kita lalui juga bisa menjadi bagian dari proses tersebut. Tidak sebentar untuk melewati masa - masa itu, namun menikmatinya menjadi satu hal yang wajib kita lakukan jika kita ingin mendapat jawaban yang jauh lebih baik. Sekali lagi, ketidaksempurnaan manusia itu sendiri harus menjadi pelengkap bukan menjadi bagian yang menghambat proses itu.
Menjadi konsisten akan setiap proses itu adalah sebuah kewajiban. Seringkali hambatan itu justru berasal dari dalam diri kita, berkutat pada pola pikir yang ada dalam diri kita terkadang menjadi hambatan yang paling besar karena dengan hanya berkutat pada pola pikir, mampu menjadi bagian yang sangat menghambat proses tersebut.
I wanna finding the best living concept. I wanna the ones who read this note to complete my opinion. Let's share together...
I hope, It's can be useful for everyone in this world.
I hope, we can compare our opinion until we'll find the best conclusion.
Thank's a lot. by Facebook Comment